Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang Jawa Timur
  • Home
  • Profil
    • Pondok Pesantren Bahrul Ulum
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Sejarah Nama dan Lambang
    • Sejarah Pondok Bahrul Ulum
    • Unit Madrasah
  • Artikel
  • Info
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Kategori
    • Khutbah
    • Serambi Pesantren
    • Tokoh
    • BU Corner
    • Khazanah
    • Bahtsul Masail
    • HUMAPON
    • HISBU
  • Kontak
Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang Jawa Timur
  • Home
  • Profil
    • Pondok Pesantren Bahrul Ulum
    • Struktur Organisasi
    • Visi & Misi
    • Sejarah Nama dan Lambang
    • Sejarah Pondok Bahrul Ulum
    • Unit Madrasah
  • Artikel
  • Info
  • Galeri
    • Foto
    • Video
  • Kategori
    • Khutbah
    • Serambi Pesantren
    • Tokoh
    • BU Corner
    • Khazanah
    • Bahtsul Masail
    • HUMAPON
    • HISBU
  • Kontak
  • Unit Madrasah
  • Login

Konten Terbaru

kyai-fattah-santri-yaopo-yaopo-kudu-mulang
Kyai Fattah: Santri Yaopo-Yaopo Kudu Mulang
usia-yang-panjang-merupakan-bukti-keistiqomahan-para-masyayikh-puncak-peringatan-2-abad-bahrul-ulum-pengajian-umum
Usia Yang Panjang Merupakan Bukti Keistiqomahan Para Masyayikh. Puncak Peringatan 2 Abad Bahrul Ulum Pengajian Umum
pesan-semangat-dari-cak-imin-di-tambakberas-santri-tak-perlu-khawatir-serangan-jadikan-energi
Pesan Semangat Dari Cak Imin di Tambakberas: Santri Tak Perlu Khawatir Serangan, Jadikan Energi!

Follow Us

Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang Jawa Timur Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang Jawa Timur Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang Jawa Timur

Populer

Terbaru

Rekomendasi

Rubrik
Belajar Organisasi: Mengambil Lesson Learned (4)
Musyawarah siswa
  • By MA
  • Kategori Khazanah
  • Senin, 30 September 2019

Belajar Organisasi: Mengambil Lesson Learned (4)

Di dalam proses melakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan program yang telah direncanakan yang sudah diuraikan di bagian 2 (dua) dari tulisan ini, ada pertanyaan: Pelajaran apa yang bisa diambil?

Pertanyaan tersebut merupakan salah satu pertanyaan penting, yang berguna untuk mengambil pelajaran (lesson learned) dari proses merencanakan dan melaksanakan program. Istilah lain dari mengambil pelajaran adalah mengambil hikmah.

Upaya mengambil pelajaran ini merupakan manifestasi dari prinsip belajar sepanjang hayat (long live education). Kita mengenal maqolah “Tuntutlah ilmu sejak dari ayunan, sampai ke liang lahat”. Maqolah ini adalah anjuran untuk selalu belajar, sampai kapanpun. Sampai ruh meninggalkan jasad.

Sedangkan belajar yang paling baik adalah dengan mengalami. Karena dengan mengalami kita akan bisa memahami dengan baik, dan pemahaman tersebut bisa menjadi pelajaran. Dari segala hal yang telah kita alami bisa dipetik pelajaran-pelajaran. Pengalaman-pengalaman tersebut akan menjadi ilmu pengetahuan, jika mampu disusun (distrukturisasi) atau dikelola dengan baik.

Pengalaman dalam hidup sendiri, bisa dibedakan menjadi dua, yaitu pengalaman individual dan pengalaman sosial. Dari keduanya, yang ada keterkaitan dengan pembicaraan kita tentang organisasi adalah pengalaman sosial. Pengalaman bagaimana melaksanakan secara bersama-sama sebuah perencanaan yang dibuat secara bersama juga.

Pelajaran yang bisa dipetik (lesson learned) dari sebuah pelaksanaan kegiatan/program misalnya, “Keterlibatan anggota dalam sebuah kegiatan sangat tinggi, apabila semua anggota memahami tujuan/maksud dan teknis pelaksanaan kegiatan. Pemahaman anggota ini muncul karena mereka terlibat aktif sejak dari perencanaan”.

Pelajaran ini bisa dijadikan sebagai bahan pelajaran atau sebagai ilmu pengetahuan dalam menyusun perencanaan berikutnya bahwa, dalam penyusunan rencana harus benar-benar melibatkan anggota, jika ingin dalam pelaksanaan, keterlibatan anggota besar.

Ada banyak organisasi yang gagal mengambil pelajaran dari proses melaksanakan kegiatan. Hal ini bisa karena organisasi lebih mementingkan mencapai tujuan, daripada menjalankan proses berorganisasi. Tujuan mungkin saja bisa tercapai, tetapi jika prosesnya tidak melibatkan anggota organisasi, maka sesungguhnya tujuan tersebut bukanlah menjadi tujuan organisasi, tetapi perorangan, dan yang lebih jauh secara organisasi bisa dikatakan gagal. (ma)


Artikel ini dibaca sebanyak 7887 Kali
PME Organisasi Lesson learned Bahrul ulum
  • Image
  • Image

Baca Juga

  • Lubang di Surga Negeri Ini

  • KEUTAMAAN MEMILIKI ANAK PEREMPUAN

  • TAKHRIJ HADITS

  • Belajar Organisasi (1): Membuat Perencanaan

  • TAFAKKUR

Info Terbaru

  • Home
  • Artikel
  • Info
  • Foto
  • Video
  • Kontak

PENDIDIKAN FORMAL

  • Paud Al-Firdaus
  • TK Muslimat 2 Bahrul Ulum
  • MI Bahrul Ulum
  • MTsN Tambakberas
  • MTs Plus Bahrul Ulum
  • MTs FH Bahrul Ulum
  • SMP Bahrul Ulum
  • MAN Tambakberas
  • MA WH. Bahrul Ulum
  • MA Bahrul Ulum
  • MA FH Bahrul Ulum
  • MMA Bahrul Ulum
  • MAI Bahrul Ulum
  • SMU Bahrul Ulum
  • SMK Kreatif Bahrul Ulum
  • SMK TI Bahrul Ulum
  • IAIBAFA Tambakberas
  • STIKES Bahrul Ulum
  • UNWAHA Tambakberas

KONTAK

  • ALAMAT

    Jl. Kyai Haji Wahab Hasbullah No.80, Tambak Rejo, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61451

  • NO. TELEPHONE

    (0321) 869955

  • ALAMAT EMAIL

    yayasan@tambakberas.com

Logo

© Hak Cipta 2018. Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, All Rights Reserved.

Developed By BismaLabs.co.id