TAMBAKBERAS.COM - Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Dua Abad Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, digelar Forum Multaqo Santri Nasional yang mengangkat tema “Pesantren Ramah Anak” pada Jum’at, 24 Oktober 2025. Acara ini menjadi salah satu agenda penting yang menyoroti peran pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang santri secara menyeluruh.
Forum yang di adakan di Halaman Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) ini menghadirkan narasumber utama Dra. Hj Arifatul Choiri Fauzi, M.Si. dan Psikolog, yakni Riza Wahyuni, S.Psi., M.Si. lalu dimoderatori oleh Dr. Nailatin Fauziyah, S.Psi., M.Si., M.Psi., dosen Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penerapan konsep pesantren ramah santri sebagai upaya mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan aspek keilmuan dan spiritualitas, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan psikologis dan sosial santri.
Konsep Pesantren Ramah Santri
Pesantren ramah santri merupakan lembaga pendidikan yang berkomitmen menciptakan lingkungan aman, nyaman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang santri secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun spiritual.
Konsep ini bertujuan mencegah terjadinya kekerasan, perundungan (bullying), dan diskriminasi di lingkungan pesantren. Menurut Dr. Nailatin Fauziyah, kekerasan terhadap anak bisa terjadi di berbagai sektor, bukan hanya di pesantren, sehingga semua pihak perlu memiliki kesadaran dan tanggung jawab bersama untuk mencegahnya.
“Tujuannya adalah agar tidak terjadi kekerasan atau diskriminasi dan sesuatu yang tidak menyenangkan pada anak, karena memang kekerasan itu rentan terjadi di semua lini dan semua sektor, tidak hanya di pesantren,”
— Dr. Nailatin Fauziyah
Ruang Lingkup Pesantren Ramah Santri
Lebih lanjut, Dr. Nailatin menjelaskan bahwa pesantren ramah santri memiliki beberapa ruang lingkup utama yang perlu diperhatikan, yaitu:
Melalui Forum Multaqo Santri Nasional ini, diharapkan lahir kesadaran kolektif di kalangan pengasuh, pendidik, serta santri untuk bersama-sama mewujudkan pesantren yang benar-benar ramah terhadap anak. Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi rumah kedua yang aman dan menumbuhkan kebaikan bagi seluruh santri.
Dengan adanya forum seperti ini, Bahrul Ulum Tambakberas Jombang semakin mempertegas perannya sebagai pelopor pendidikan Islam yang berorientasi pada kemanusiaan, keadilan, dan keberlanjutan.
Oleh : Achmad Azzam Muzaki
Editor : Abdullah Machbub