Semarak Maulid, Dua Pesantren Bahrul Ulum Peringati Maulid Bersamaan
Tambakberas.com - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Pondok Pesantren Bahrul Ulum (BU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yakni Pesantren Al-Mubtadiien dan Pesantren Al-Amanah BU menggelar kegiatan perayaan secara bersamaan, Kamis malam (13/12/2018).
Di Al-Mubtadiien, pesantren yang diasuh KH. Asrori Alfa dan Nyai Hj. Maslahatul Ammah terlihat hadir beberapa petinggi Bahrul Ulum. Di antaranya Ketua Umum (Ketum) Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas KH. M. Wafiyul Ahdi, Sekretaris Umum (Sekum) YPPBU KH Syifa' Malik, Wakil Majelis Pengasuh, Kiai Irfan Soleh dan segenap keluarga besar BU serta santri dan masyarakat sekitar.
Gus Wafi sapaan akrab KH. M. Wafiyul Ahdi dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan-kegiatan peringatan Maulid Nabi oleh sejumlah pondok pesantren. "Ini sangat bagus untuk mendidik para santri agar mencintai Baginda Rasul sekaligus meneladaninya, karena dengan mncintai Rasul kita bisa berharap syafaatnya," ucapnya.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Al-Mubtadiien diisi dengan ceramah agama oleh dai kondang dari Blitar.
Sementara kegiatan peringatan Maulid Nabi SAW yang diadakan Pondok Pesantren Al-Amanah berlangsung di Masjid Al-Bashiroh Ngledok, Tembelang Jombang. Pada kesempatan ini pihak pondok menghadirkan para habib, di antaranya Habib Assegab bin Hasan Baharun. Ia merupakan putra Habib Hasan Baharun dari Bangil yang terkenal menulis banyak buku atau kitab berbahasa Arab.
KH. Abd. Kholiq Hasan sebagai Pengasuh Al-Amanah menyampaikan terimakasih atas kehadiran semua tamu undangan, terlebih kepada habaib. Tampak di lokasi beberapa keluarga besar BU, segenap jamaah pengajian rutin baik dari sekitar Jombang maupun luar Jombang.
Tampak pula tamu kehormatan, Bupati Jombang, Nyai Hj. Munjidah Wahab. Ia juga salah satu Pengasuh Pondok Pesantren BU. Dalam sambutan ia menyampaikan program-programnya untuk mendorong mewujudkan visi misinya, yakni menciptakan Kabupaten Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing.
Ia menyebut salah satu program yang sudah dilaunching guna mendorong visi misinya adalah Gerakan Jumat Pagi Khotmil Qur'an dan Gemar Sedekah di masjid-masjid se-Kabupaten Jombang.
Ia juga minta kepada para jamaah yang hadir untuk mendoakan dan mndukung semua program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang supaya Kota Santri itu lebih maju, makmur dan penuh keberkahan, sehingga tercipta baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.
Acara yang diisi dengan pembacaan sholawat dan ceramah agama ini tampak meriah. Seluruh jamaah terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga rampung.
Habib Assegaf Hasan Baharun saat menyampaikan tausiyahnya memaparkan, betapa pentingnya memuliakan Nabi Muhammad SAW juga para sahabat dan ahlul baitnya, sebab dengan memuliakan Nabi, sebagai umatnya akan mendapat keberkahan dalam menjalani hidup.
"Hidup kita tidak ada apa-apanya kalau hanya sekedar mengandalkan amal ibadah, sebab yang paling penting juga adalah kita butuh diakui sebagai umatnya Nabi Muhammad SAW," ungkapnya.
Sepanjang ia menyampaikan tausiyahnya, nampak hadirin menyimaknya penuh khidmat.
Selanjutnya tausiyah dilanjutkan oleh KH. Djamaluddin Ahmad, salah seorang Pengasuh BU yang juga Kiai Sepuh BU.
Pantauan di lokasi, meskipun sudah larut malam, dan hujan pun menerpa para jamaah, mereka masih tidak beranjak dari majelis acara. Mereka terlihat sangat memperhatikan ceramah Kiai Djamal yang penuh makna itu. Sesekali Kiai Djamal membacakan syiir-syiir dan lirik-lirik yang bernuansa nasehat layaaknya dakwah model Sunan Kalijaga.
Hadir pada kesempatan ini, Ketum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas KH. Wafiyul Ahdi, Sekum KH. Syifa' Malik, Gus Jabar, Gus Khuk, Gus Rudin, dan keluarga Besar BU lainnya. (Syifa' Malik/Syamsul Arifin)