Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, yayasan pondok pesantren Bahrul Ulum melaksanakan kegiatan yang dikemas dalam bingkai "Sholawat kolosal santri Bahrul Ulum dan Tasyakuran atas penghargaan Bahrul Ulum sebagai pesantren salaf inspiratif".
Bersama segenap pengasuh, pengurus yayasan, santri dan dzuriyah PPBU, kegiatan tersebut berlangsung pada hari kamis malam Jumat 22 November dimulai pukul 19.00 WIB di Gedung Serba Guna Chasbulloh Said Tambakberas, acara semakin meriah ketika grup sholawat yang terdiri dari gabungan santri se-ribath Bahrul Ulum mulai melantunkan Sholawat Badar mengiringi kedatangan Syekh DR. Abdus Salam Rojih wakil rektor Universitas Damaskus Suriah.

Meskipun Bahrul Ulum masih dalam suasana duka karena salah satu pengasuh ada yang meninggal dunia, namun kesakralan sholawat tidak mengurangi makna peringatan maulid nabi. Acara diawali dengan tahlil akbar yang ditujukan kepada segenap para Muassis dan Masyayih PPBU, terlebih khusus ditujukan kepada Kiai Sulthon Abdul Hadi.
Segenap pengasuh dan bunyai Bahrul Ulum terlihat hadir dalam acara, di deretan panggung nampak DR Syekh Abdus Salam Rojih didampingi ketua umum yayasan KH Wafiul Ahdi beserta jajarannya, sementara jajaran Majlis Pengasuh nampak KH Fadhlulloh Malik. Hadir pula berjejer dikanan kiri majlis pengasuh, gus syifa malik sekretaris yayasan, gus Kholid Mas'ud, gus Salman Alfarisi dan dihamparan karpet hijau depan panggung, 2000 lebih santri semangat mengikuti gema sholawat.
Gus Latif Malik mengawali sambutan pembuka dengan memaparkan tujuan acara dilaksanakan. "Kegiatan ini rutin dilakukan guna menanamkan rasa cinta dan memuliakan baginda Rosul, dengan cinta kita berharap mendapat syafaat beliau".
Sementara Gus Wafi, sebagai ketua yayasan menyampaikan banyak terimakasih kepada Syeh Abdus Salam yang sudah berkenan hadir di pesantren Tambakberas, sekaligus berucap syukur atas prestasi yang telah diraih PPBU.
Tausyiah sekaligus mauidhoh hasanah disampaikan Syeh Abdus Salam, beliau berpesan tentang pentingnya santri meneladani akhlaq baginda nabi, dengan akhlaq, insyalloh nur ilahi akan mudah masuk mewarnai jiwa rohani santri.
Acara sholawat ditutup dengan do'a yang dipimpin KH Fadhlulloh Malik, selesai do'a mars Ya lal Wathon dikumandangkan bersama-sama. Diujung acara tepat pukul 21.15 wib, para santri diminta bergeser ke ndalem kiai Sulthon Abdul Hadi untuk melakukan sholat jenazah bersama. (syifa' malik/azam)