tambakberas.com - Pemilihan siswa-siswi terbaik Bahrul Ulum (the best students of Bahrul Ulum) sebagai agenda rutin tahunan bidang pendidikan YPPBU dilaksanakan pagi ini, sabtu (6/4) di aula yayaysan PPBU. Dengan disertai beberapa guru pendamping, sejumlah siswa delegasi unit pendidikan tingkat SLTP-SLTA nampak antusias mengikuti pembukaan sekaligus pelaksanaan tahap seleksi. Dalam prosesnya, mereka melewati seleksi diunit pendidikan masing-masing untuk kemudian dikirim menjadi delegasi resmi unit pendidikan.
Disela-sela acara, sekretaris bidang pendidikan PPBU, Gus Rif'an menjelaskan, The best students BU merupakan bentuk apresiasi yayasan terhadap ketekunan, kesungguhan, prestasi dan kegiatan proses belajar siswa-siswi di lembaga-lembaga pendidikan dibawah naungan YPPBU. Mereka ini sudah melalui penyaringan beberapa tahap di unit pendidikan, karena untuk mengikuti acara ini peserta diwajibkan menyertakan beberapa sertifikat atau piagam prestasi hasil belajar mereka.
Sebelumnya, sekretaris yayasan Gus Syifa' Malik memaparkan, bahwa agenda rutin ini menjadi ajang peningkatan mutu dan kwalitas santri dari sisi disiplin ilmu khas pesantren dan kurikulum madrasah. Dengan ajang the best students BU, kita berharap muncul kader-kader santri yang mumpuni sebagai bekal melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, meski dimanapun mereka melanjutkan, karakter kesantriannya tidak luntur.

ceremony pembukaan the best students BU '18/'19 oleh sekum yppbu
Acara pemilihan peserta didik terbaik Bahrul Ulum tahun ajaran '18/'19, dihadiri oleh beberapa pengurus harian yayasan, dzuriyah PPBU, dan beberapa dewan guru pendamping peserta. Sekretaris yayasan secara resmi membuka acara dilanjut kemudian penjelasan dan rencana pelaksanaan the best ditahun mendatang oleh ketua bidang pendidikan dan diakhiri do'a sekaligus pemaparan tehnis pelaksanaan dan peraturan seleksi oleh sekretaris bidang pendidikan.
Seleksi the best students BU 2018-2019 diikuti oleh 22 siswa-siswi, 12 dari unit pendidikan tingkat SLTP dan 12 dari tingkat SLTA. Dari jumlah 22 siswa, nantinya akan diambil 3 terbaik di masing-masin jenjang untuk menjadi peserta grand final tanggal 30 april. Sistem ini diberlakukan berdasar hasil evaluasi tiap tahun, dan tentu tahun depan akan ada perbaikan untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal, penjelasan Gus Rif'an disela-sela mengawasi pelaksanaan tahap seleksi.